Gorontalo ( ) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengenalkan silase, pakan komplit kepada masyarakat Desa Batuloreng, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo untuk mengembangkan ternak sapi skala rumah tangga. Hasil silase direncanakan dibuka dan digunakan sebagai pakan ternak sapi pada 16 September 2026, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Keterangan yang tercatat menyebut Proses pembuatan dilakukan secara langsung agar peserta atau masyarakat, tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga melihat dan mempraktikkan proses pengolahan pakan," kata Srisukmawati.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Mahasiswa peserta KKN mengedukasi kelompok petani jagung dan peternak sapi, untuk membuat silase," katanya. Peternak Banyuwangi dilatih bikin silase untuk ketersediaan pakan Silase adalah pakan komplit berbahan utama jerami jagung, yang juga menjadi salah satu alternatif dalam penyediaan dan pengawetan pakan ternak. Pemanfaatan silase untuk membantu menjaga ketersediaan pakan, terutama ketika ketersediaan pakan segar atau hijauan terbatas. Bahan tersebut diproses dan dicampurkan dengan bahan-bahan lain yang diperlukan, dengan takaran dan komposisi yang telah ditentukan. Silase yang telah dibuat selanjutnya akan melalui proses penyimpanan atau fermentasi sebelum dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Dosen pembimbing lapangan (DPL), Dr Srisukmawati Zainudin di Kabupaten Gorontalo, Rabu, mengatakan program ini diarahkan untuk ketahanan pangan keluarga, melalui pemberdayaan masyarakat di desa tersebut. Pakar: Hay dan silase jadi solusi pakan ternak hadapi El Nino Pangdam V Brawijaya lepas ekspor jagung silase ke Korea Selatan Kepala Desa Batuloreng, Kecamatan Bongomeme Awin K Poiyo mengatakan keberadaan mahasiswa KKN sangat membantu masyarakat. Edukasi melalui program peternakan skala rumah tangga dan pembuatan pakan ternak memanfaatkan potensi pertanian di desa, diyakini akan berdampak untuk perekonomian masyarakat dan desa ini," kata Awin. Ia berharap masyarakat dapat mengembangkan program tersebut, sehingga menjadi aktivitas yang dapat menghasilkan uang atau menumbuhkan ekonomi Desa Batuloreng. Kegiatan ini berdampak positif dalam memajukan desa dan menyejahterakan masyarakat," katanya. Mahasiswa KKN mengajak masyarakat setempat untuk mengembangkan ternak sapi skala rumah tangga melalui pemanfaatan potensi pertanian, untuk mendukung kebutuhan pakan ternak. Saya secara pribadi dan pemerintah mengucapkan terima kasih kepada pihak UNG, khususnya Dekan Fakultas Pertanian UNG Muhammad Mukhtar, para dosen pembimbing, serta mahasiswa peserta KKN. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita .













