Kepala BGN Sudaryono menyebut pelanggaran prosedur tersebut berpotensi masuk ranah pidana apabila dalam penelusuran ditemukan unsur pidana

Kepala BGN Sudaryono menyebut pelanggaran prosedur tersebut berpotensi masuk ranah pidana apabila dalam penelusuran ditemukan unsur pidana

Kepala BGN Sudaryono menyebut pelanggaran prosedur tersebut berpotensi masuk ranah pidana apabila dalam penelusuran ditemukan unsur pidana. Suasana di RSUD Sidoarjo yang merawat santri Ponpes Mambaul Hikam (Dok.Dadang Kurnia/ ) Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim menemukan indikasi kelalaian yang disengaja dalam kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menimpa ratusan santri di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (1/9).

Data lain dalam laporan menunjukkan Ini namanya kelalaian yang disengaja," kata Sudaryono melalui video pada akun instagram @sudaru_sudaryono, Kamis (3/9). Berdasarkan penelusuran sementara BGN, makanan dalam kasus tersebut dilaporkan matang sekitar pukul 05.00 WIB. Di mana seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 09.00 WIB. RSUD Sidoarjo Masih Rawat 8 Santri Manbaul Hikam Korban Diduga Keracunan MBG Namun, label yang digunakan justru mencantumkan waktu pelaporan pukul 08.00 WIB dan batas konsumsi maksimal pukul 10.00 WIB atau 5 jam setelah matang. Jadi jam 8 itu dilakukan labeling untuk dimakan maksimal jam 10 pagi," kata pria yang akrab disapa Mas Dar itu.

Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Saya ulangi, ini kelalaian yang disengaja. Aturan sudah diberikan, juklak-juknis sudah diberikan, cara sudah diberikan tapi Anda lalai dalam melaksanakan. Selain itu, label tersebut tidak dipasang pada seluruh ompreng, melainkan hanya di satu ompreng sampel. Dan labelnya itu tidak semua ompreng, hanya satu ompreng difoto kemudian dimasukkan ke dalam POP kemudian di-capture oleh radar MBG. Persoalan semakin serius karena waktu pengiriman dan konsumsi makanan tidak sesuai dengan batas waktu yang tercantum dalam label.

Sudaryono menyebut makanan yang seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 10.00 WIB justru dikirim ke sekolah sekitar pukul 11.30 hingga 11.40 WIB dan baru dimakan setelah pukul 12.00 WIB Kepala BGN Sudaryono Minta Maaf soal Keracunan MBG di Sidoarjo, Akui Kelalaian "Sehingga keracunan massal terjadi di sekolah di mana omprengmu kau kasih jam 10 tapi kemudian kau kasih jam 11 lebih dan dimakan di atas jam 12," katanya. Jangan sampai ketinggalan berita hari ini! Kamis, 3 September 2026 | 16.16 WIB Kamis, 3 September 2026 | 04.25 WIB Kamis, 3 September 2026 | 02.10 WIB Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang! Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli! Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU? Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa 'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa